Konsultan Pemasaran
Banyak
orang berpikir tentang apa itu konsultan pemasaran, baru-baru ini saya pun juga
baru mengerti apa yang dimaksud dengan konsultan pemasaran. Konsultan pemasaran
atau yang bisa disebut konsultan marketing ialah penyedia jasa nasehat untuk
kegiatan pemasaran. Konsultan marketing biasanya memiliki usaha sendiri dan
bahkan tak jarang juga mereka bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak di
bidang marketing.
Mungkin
anda ingin menjadi seorang konsultan dalam marketing. Pekerjaan ini menantang
anda untuk menguasai beberapa strategi untuk memperbaiki proses pemasaran yang
akan dilakukan oleh klien anda. Biasanya dalam dunia bisnis, yang pertama kali
dipikirkan oleh seorang pebisnis adalah tentang produk apa yang akan dibuatnya.
Setelah itu baru terpikirkan langkah berikutnya, yaitu memasarkannya.
Dunia
marketing adalah wilayah dinamis yang sangat membutuhkan banyak pemikiran dan
strategi. Sampai pada tahap ini seorang pebisnis pasti mulai merasa kewalahan
dalam memasarkan produknya. Jalan yang bisa diambil adalah dengan merekrut
tenaga sales. Sedikit banyak tenaga sales dapat cukup membantu, namun kendala
lain masih belum teratasi. Banyak sales juga tidak bisa menjadikan omzet cepat
naik, bahkan mungkin sebaliknya.
Untuk
menghasilkan strategi market yang jitu, terkadang tidak mudah. Pada
kendala ini lah perusahaan mulai memerlukan seorang konsultan marketing.
Sebagaimana telah disebutkan di atas, untuk menciptakan taktik dan teknik di
dalam berdagang butuh ide-ide segar dan dinamis. Jangan dikira perusahaan yang
sudah maju dan mapan tidak membutuhkan konsultan marketing. Fungsi konsultan di
sini bukan hanya sekedar memberikan arahan dan masukan mengenai cara memasarkan
produk, melainkan dapat membantu merumuskan sebuah solusi masalah, membuat
eksekusi cara bertindak, dan masih banyak lagi.
Dengan
adanya konsultan marketing, maka perusahaan dapat terbantu secara pemikiran.
Tidak jarang pelaku usaha terjebak dalam hal teknis di lapangan. Padahal
strategi yang andal dibutuhkan guna membuat produknya laris manis. Sejumlah
kecil dana yang dikeluarkan untuk konsultasi, tentu tidak sebanding nilainya
dengan omzet yang kemudian berhasil diraup setelah adanya konsultasi mengenai
marketing ini.
Apa
yang dikerjakan konsultan ? Tiap konsultan memiliki filosofi dan framework yang
berbeda satu sama lain. Baik itu konsultan individu maupun konsultan yang
tergabung dalam perusahaan jasa konsultan. Namun secara umum konsultan
melakukan pekerjaan seperti pitching,riset,analisis,dan report writing.
- Pitching
Intinya
adalah menjual dan menawarkan jasa. Kegiatan ini bisa berupa menyiapkan dokumen
dan meriset klien yang prospektif,menulis proposal atau melakukan presentasi
(sales pitch) kepada calon klien.
- Research
Menjalankan
riset sekunder terhadap klien dan industri terkait dengan menggunakan
sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Melakukan interview mengenai
kebutuhan klien dan mendapatkan pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan.
Memfasilitasi group discussion tentang isu bisnis yang dihadapi perusahaan
klien.
- Analisis
Membuat
permodelan dalam Excel atau menggunakan permodelan keuangan lainnya. Melakukan
analisis dari data yang telah diperoleh dan model yang telah disusun. Membantu
menyusun rekomendasi yang diperlukan.
- Reporting
Menyiapkan
presentasi final (biasa disebut “deck”) dalam slide powerpoint. Membantu klien
dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang telah dibuat.
- Implementasi
Berperan
sebagai project manager yang memastikan jalannya implementasi secara benar
dalam setiap fase. Melakukan eksekusi dalam integrasi sistem dan menguji sistem
yang direkomendasikan. Melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project
terselesaikan.
- Administrasi
Bekerja
dalam tim riset internal perusahaan ketika tidak sedang terlibat dalam project.
Mengisi form untuk time tracking dan expense reports. Menulis publikasi atau
hasil temuan dalam buku/ jurnal.
Di
antara tahapan-tahapan tersebut, fase analisis adalah bagian yang paling
menarik sekaligus paling sedikit memakan waktu. Tahap-tahap awal biasanya
menuntut konsultan untuk bertemu klien atau menghadiri meeting secara intensif.
Begitulah
postingan saya kali ini , terima kasih sudah membaca.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar