Senin, 09 Maret 2015

Konsultan Pemasaran

     
    Banyak orang berpikir tentang apa itu konsultan pemasaran, baru-baru ini saya pun juga baru mengerti apa yang dimaksud dengan konsultan pemasaran. Konsultan pemasaran atau yang bisa disebut konsultan marketing ialah penyedia jasa nasehat untuk kegiatan pemasaran. Konsultan marketing biasanya memiliki usaha sendiri dan bahkan tak jarang juga mereka bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang marketing.
      Mungkin anda ingin menjadi seorang konsultan dalam marketing. Pekerjaan ini menantang anda untuk menguasai beberapa strategi untuk memperbaiki proses pemasaran yang akan dilakukan oleh klien anda. Biasanya dalam dunia bisnis, yang pertama kali dipikirkan oleh seorang pebisnis adalah tentang produk apa yang akan dibuatnya. Setelah itu baru terpikirkan langkah berikutnya, yaitu memasarkannya.


      Dunia marketing adalah wilayah dinamis yang sangat membutuhkan banyak pemikiran dan strategi. Sampai pada tahap ini seorang pebisnis pasti mulai merasa kewalahan dalam memasarkan produknya. Jalan yang bisa diambil adalah dengan merekrut tenaga sales. Sedikit banyak tenaga sales dapat cukup membantu, namun kendala lain masih belum teratasi. Banyak sales juga tidak bisa menjadikan omzet cepat naik, bahkan mungkin sebaliknya.
     Untuk menghasilkan strategi market yang jitu, terkadang tidak mudah. Pada kendala ini lah perusahaan mulai memerlukan seorang konsultan marketing. Sebagaimana telah disebutkan di atas, untuk menciptakan taktik dan teknik di dalam berdagang butuh ide-ide segar dan dinamis. Jangan dikira perusahaan yang sudah maju dan mapan tidak membutuhkan konsultan marketing. Fungsi konsultan di sini bukan hanya sekedar memberikan arahan dan masukan mengenai cara memasarkan produk, melainkan dapat membantu merumuskan sebuah solusi masalah, membuat eksekusi cara bertindak, dan masih banyak lagi.


    Dengan adanya konsultan marketing, maka perusahaan dapat terbantu secara pemikiran. Tidak jarang pelaku usaha terjebak dalam hal teknis di lapangan. Padahal strategi yang andal dibutuhkan guna membuat produknya laris manis. Sejumlah kecil dana yang dikeluarkan untuk konsultasi, tentu tidak sebanding nilainya dengan omzet yang kemudian berhasil diraup setelah adanya konsultasi mengenai marketing ini.
   Apa yang dikerjakan konsultan ? Tiap konsultan memiliki filosofi dan framework yang berbeda satu sama lain. Baik itu konsultan individu maupun konsultan yang tergabung dalam perusahaan jasa konsultan. Namun secara umum konsultan melakukan pekerjaan seperti pitching,riset,analisis,dan report writing.

  •          Pitching

  Intinya adalah menjual dan menawarkan jasa. Kegiatan ini bisa berupa menyiapkan dokumen dan meriset klien yang prospektif,menulis proposal atau melakukan presentasi (sales pitch) kepada calon klien.

  •          Research

  Menjalankan riset sekunder terhadap klien dan industri terkait dengan menggunakan sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Melakukan interview mengenai kebutuhan klien dan mendapatkan pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan. Memfasilitasi group discussion tentang isu bisnis yang dihadapi perusahaan klien.

  •          Analisis

    Membuat permodelan dalam Excel atau menggunakan permodelan keuangan lainnya. Melakukan analisis dari data yang telah diperoleh dan model yang telah disusun. Membantu menyusun rekomendasi yang diperlukan.

  •          Reporting

   Menyiapkan presentasi final (biasa disebut “deck”) dalam slide powerpoint. Membantu klien dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang telah dibuat.

  •          Implementasi

   Berperan sebagai project manager yang memastikan jalannya implementasi secara benar dalam setiap fase. Melakukan eksekusi dalam integrasi sistem dan menguji sistem yang direkomendasikan. Melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project terselesaikan.

  •        Administrasi

   Bekerja dalam tim riset internal perusahaan ketika tidak sedang terlibat dalam project. Mengisi form untuk time tracking dan expense reports. Menulis publikasi atau hasil temuan dalam buku/ jurnal.
      
   Di antara tahapan-tahapan tersebut, fase analisis adalah bagian yang paling menarik sekaligus paling sedikit memakan waktu. Tahap-tahap awal biasanya menuntut konsultan untuk bertemu klien atau menghadiri meeting secara intensif.
    Begitulah postingan saya kali ini , terima kasih sudah membaca.

sumber referensi : 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar